Apa yang terbayang kalau TAHUN AJARAN BARU TIBA? Yang Pasti: uang sekolah. Saat saya iseng-iseng melihat Rincian Biaya Kuliah salah satu Universitas Swasta di Jakarta……wauw………..FANTASTIS sekali jumlah dana yg hrs dipersiapkan untuk satu semester………SPP (15-20 jt, tergantung universitas, bisa lebih dan kurang…), biaya per sks sktr 150 ribu, biaya kuliah pokok 2-3 jt….. Sehingga jika ditotal maka biaya satu semester adalah: 20 jt…… (WAUW…..WAUW…..). Jika tahun 2007 biaya kuliah adalah 20 jt, brp kah biaya kuliah atau sekolah saat anak anda memasuki sekolah atau universitas????(have you ever think about that?)
Kemudian , saya penasaran berapa sih biaya masuk SMU? ternyata, untuk biaya masuk SMU pun mencapai angka jutaan, sekitar 2-4 jt…….http://www.kompas.com/kompas-cetak/0306/17/metro/373579.htm
Hal ini membuat saya semakin yakin bahwa yang namanya Biaya Pendidikan harus dipersiapkan sejak sekarang. Betul, memang tidak semua Biaya Pendidikan itu mahal. Bervariasinya bentuk sekolah, terutama sekolah yang jenjangnya sudah cukup tinggi seperti Sekolah Tinggi, Akademi atau Universitas, membuat tidak semua standar biaya bisa sama. Jangankan pendidikan tinggi, jenjang sekolah yang lebih rendah seperti SD, SMP dan SMU saja bisa bervariasi biayanya satu sama lain. Itulah karenanya beberapa di antara Anda ada yang merasa mampu untuk membayar biaya pada Sekolah A, tetapi tidak mampu untuk membayar biaya pada Sekolah B yang harganya lebih mahal.
Namun demikian, perlu diketahui bahwa bukan berarti Sekolah A yang biayanya dinilai murah tersebut akan tetap sama murahnya pada tahun-tahun mendatang. Ini karena yang namanya Biaya Pendidikan pasti akan naik terus dari tahun ke tahun. Jadi, kalaupun sekarang ada sekolah yang biaya pendidikannya dirasa tidak mahal, tetapi karena biaya tersebut naik terus tiap tahun, jatuh-jatuhnya pasti mahal. Hal ini karena adanya INFLASI setiap tahun
oleh karena itu, saya menyadari bahwa setiap orang tua perlu mempersiapkan dan menghitung menghitung biaya pendidikan utk sang anak 5, 10 tahun mendatang.
Anggap saja sekarang anak Anda berusia 3 tahun. Kalau sekarang Uang Pangkal SMU adalah Rp 4 juta, dan usia masuk SMU adalah ketika pada usia 15 tahun, berapakah biaya tersebut sekitar 12 tahun lagi?
Biaya Pendidikan tersebut pasti akan terkena inflasi dan jauh lebih mahal. di bawah ini adalah ilustrasi bagaimana cara menghitung biaya pendidikan.
CARA MENGHITUNG
Lalu, bagaimana cara Anda bisa menghitung dan memperkirakan jumlah Biaya Pendidikan anak Anda kelak kalau biaya pendidikan selalu naik dari tahun ke tahun? Kan, Anda tidak tahu berapa persen jumlah kenaikannya setiap tahun?
Betul. Kita memang tidak bisa memperkirakan dengan pasti berapa jumlah Biaya Pendidikan anak kita kelak. Yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan asumsi tertentu, dan berharap supaya pengandaian tersebut tidak meleset. Sebagai contoh, kita bisa menggunakan asumsi bahwa setiap tahun Biaya Pendidikan akan selalu naik sebesar 10 persen setiap tahun. Rata-rata.
Dengan demikian, kalau misalnya Uang Pangkal masuk SMU pada saat ini adalah Rp 4 juta, tahun depan bisa diperkirakan bahwa Uang Pangkal tersebut akan menjadi Rp 4.400.000,-. Darimana angka itu didapat? Gampang: Rp 4 juta + (10% x Rp 4 juta)
TINGGAL DIKALIKAN
Sebetulnya, selain cara di atas, Anda juga bisa memakai rumus: Rp 4 juta X 1,1.
Lho, kok 1,1? Dapat dari mana itu? Oh, itu sih cuma matematika sederhana. 1,1 kan sama dengan 10% di atasnya 100%. Jadi, 1,1 itu adalah bentuk desimal agar Anda lebih cepat dalam melakukan perkalian memperkirakan jumlah Biaya Pendidikan.
Tapi kalau Anda mau pakai pengandaian kenaikan Biaya Pendidikan 20% per tahun, maka Anda bisa menggunakan bentuk desimal 1,2. Kalau asumsi kenaikan Biaya Pendidikannya adalah 30% per tahun, gunakan bentuk desimal 1,3. Begitu seterusnya.
Nah, kembali ke contoh kenaikan 10% dalam satu tahun, maka apabila tahun ini Uang Pangkal masuk SMU adalah Rp 4 juta, maka tahun depan angka tersebut diperkirakan menjadi: Rp 4 juta x 1,1 = Rp 4.400.000.
Itu untuk tahun depan. Kalau untuk dua tahun ke depan bagaimana? Anda bisa melakukan perkalian tersebut diatas dengan cara mengulangnya sampai dua kali, seperti ini: Rp 4 juta x 1,1 X 1,1
Kalau untuk lima tahun ke depan bagaimana?
Ulang perkalian tersebut sampai lima kali, seperti ini: Rp 4 juta x 1,1 X 1,1 X 1,1 X 1,1 X 1,1. Kalau untuk 12 tahun ke depan? Ulang sampai duabelas kali. Begitu seterusnya.
Jadi untuk contoh di atas, Uang Pangkal SMU saat 12 tahun lagi adalah:
Rp. 4 jt x 1,1 x 1,1 x 1,1…(sebanyak 12 kali) = Rp.12.553.711
Memang, yang namanya perkiraan Biaya Pendidikan seringkali tidak bisa dihitung dengan cara yang sesederhana itu. Tapi melakukan perkiraan jelas masih lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Dengan adanya angka perkiraan seperti yang sudah Anda pelajari di atas tadi, maka Anda bisa lebih mudah dalam melakukan persiapan. Ibarat Anda sedang bepergian, Anda tahu dengan pasti ke mana arah yang sedang Anda tuju.
Jadi, kalau Anda ingin mempersiapkan dana pendidikan untuk anak Anda, hal yang paling penting adalah dengan melakukan perhitungan tentang berapa perkiraan jumlah Biaya Pendidikan anak Anda kelak. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengatur strategi agar siap bila tiba saatnya nanti